Showing posts with label TOEFL & TOEIC. Show all posts
Showing posts with label TOEFL & TOEIC. Show all posts

Friday, January 27, 2017

Tips TOEFL: Fokus Pronouns

Pelajaran tentang pronouns ini sangatlah mendasar yang harus kita kuasai saat pertama sekali belajar bahasa Inggris. Namun pun begitu, saat mempersiapkan untuk mengikuti tes TOEFL, ada baiknya kita me-review kembali tentang apa itu pronouns. Singkat cerita, ada 5 jenis pnonouns dalam bahasa Inggris, yaitu:
  • subject
  • object
  • possessive
  • possessive adjective
  • reflexive 
Kali ini kita akan membahas secara satu persatu dn mendetail tentang apa itu pronouns.Berikut ulasannya. 

(1) Subject pronouns

Seperti yang sudah di ketahui bersama bahwa yang namanya subjek pada sebuah kalimat adalah si pelaku dari sebuah aksi/kegiatan. Begitu juga dalam bahasa Inggris subject prnouns adalah si pelakau kegiatan. Dalam bahasa Inggris subject pronouns terdiri dari I, you, they, we, she, he, it. Pada contoh kalimat subject pronoun selalu berada pada awal kalimat.

contoh:

  • I am a student.
  • You are a student.
  • They are students.
  • We are students.
  • She is a student.
  • He is a student.
  • Ani is a student.
  • Budi is a student.
  • Ani and Budi are students.
  • It is a cat.

Sumber Photo: pexels.com

(2) Object pronouns

Objek pronouns dalam bahasa Inggris selalu berada setelah kata kerja, baik itu sebagai objek langsung ataupun tidak langsung ataupun sebagai objek dari sebuah preposition. Dalam bahasa Inggris object pronouns terdiri dari: me, you, them, us, her, him, it.

Contoh:

  • Yahwa give me a banana.
  • I tell you a secret.
  • Nek Tu give them bananas.
  • The teacher give us five bananas.
  • I love her very much.
  • She loves him very much.
  • It gives me a sad ending. 


(3) Possessive pronouns

Possessive pronouns adalah kata kepemilikan tanpa menyebutkan benda nya, dan bendanya itu bisa diketahui secara konteksnya. Beberapa possessive pronouns dalam bahasa Inggris adalah sebagai berikut: mine, yours, theirs, ours, hers, his, its. Agar lebih dapat memahai nya ada baiknya kita lihat contoh di bawah ini:

  • Your bag is so big, mine is small.
  • I will give this book to the refugee, but you can keep yours.
  • Our class is not as crowded as theirs.
  • Their teacher is not as beautiful as ours.
  • Budi's car is very expensive, but hers is very cheap.
  • This is my desk, that one is his.
  • The cat is yellow, but its tail is black.
Disamping possessive pronouns ada juga possessive adjective, yang bermaknya memiliki. berbeda dengan possessive pronouns yang mana tidak membutuhkan objeknya, maka possessive adjective membutuhkan bendanya/objeknya. Berikut beberapa kata possessive adjective: my, your, their, our, her, his, its. 

Contoh:
  • My cat is black.
  • Your cat is black.
  • Their cat is black.
  • our car is black.
  • her car is black.
  • his car is black.
  • Its tail is black. 

(4) Reflexive pronouns

Reflexive pronouns digunakan saat subjek dan objek adalah orang yang sama, atau digunakan untuk penekanan. Beberapa refelxive pronouns dalam bahasa Inggris sebagai berikut: myself, yourself, themselves, ourselves, yourselves, himself, herself, itself.

Contoh:
  • I do my homework by myself.
  • Do your homework by yourself.
  • We had no one to thank but ourselves. 
Sekian pembahasan tips toefl: fokus pronouns hari ini. Semoga bermanfaat bagi teman-teman sekalian. 


Thursday, January 26, 2017

Tips TOEFL: Fokus Comparisons

Comparison atau membandingkan adalah salah satu topik yang harus dipelajari. Hal ini karena dalam test TOEFL ada beberapa soal yang berkenaan dengan comparison. Selama ini pasti nya kita sudah belajar tentang memperbandingkan suatu benda atau sifat. Topit tersebut biasa di bahas pada compare atau superlative. Nah kali ini kita akan bahas tentang comparison lebih dalam lagi dan lebih fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi TOEFL.

Baca artikel terkait: Apa itu kalimat comparative dan superlative

Menurut Lougheed (   ) kalimat comparison meunjukkan perbedaan dua benda atau dua kata kerja. Kalimat comparison ini bisa bermakna sama atau bisa jadi bermakna beda. Contoh makna sama, si fulan sama tingginya dengan si fulin. Sedangkan makna yang tidak sama contohnya si fulin tidak lebih tinggi daripada si fulan.

Comparison ini bisa di bagi menjadi 4 topik lagi yaitu:
  • Membandingkan adjective (kata sifat) dan adverb (kata keterangan).
  • Membandingkan noun (kata benda).
  • Membandingkan clauses (klausa).
  • Perbandingan superlative
Mari kita lebih lebih rinci tentang ke-empat topik diatas.

(1) Membandingkan adjective dan adverb.
Ada 3 cara membandingkan adjective dan adverb:

  • Membandingkan kesamaan (seimbang) menunjukkan bagaimana dua benda atau kata kerja nya sama. Membandingkan kesamaan bisa dalam bentuk positif dan juga bisa dalam bentuk negatif.
Rumus dalam bentuk positif:
Subject + verb + as + adjective/adverb + as + noun/pronoun/clause.
Rumus dalam bentuk negatif:
Subject + verb + not + as + adjective/adverb + as + noun/pronoun/clause
Contoh:

  • The girls are as celever as the boys. (+)
  •  You do as well as you had planned. (+)
  • The breakfast was not as delicious as dinner. (-)
  • The class is not as comfortable as my bedroom. (-) 
Dari kedua rumus diatas dan juga contoh-contoh pasti bisa kita pahami bahwa membandingkan secara dua hal secara seimbang(sama) harus menggunakan kata as bla bla bla as. Untuk bentuk negatif nya cukup tambah not sebelum kata as yang pertama seperti yang tampak pada contoh diatas.

  • Membandingkan juga bisa di menggunakan frasa the same as dan different from.
Rumus:
Subject + Verb + the same + (noun) + as + noun/pronoun/clause
 Contoh:

  • That tower is as tall as Banda Aceh tower.
    • That tower is the same tall as Banda Aceh tower.
  • The book is as heavy as my novel.
    • The book is the same heavy as my novel.


Rumus:
Subject + verb + different from + noun/pronoun/clause
Contoh:

  • The books are different from each other.
  • Our songs sound different from one another.
Sumber Photo: pexels.com


  • Membandingkan bisa juga menunjukkan suatu kesamaan atau pun tidak sama.
Rumus:

Subjek + Verb + s + -er + than + noun [rumus-nya underconstruction :D)

Contoh:

Banda Aceh is hotter than Zhongli.
There is less time to finish than we need. 


(2) Membandingkan noun.

  • Kata benda dapat di bandingkan dengan menggunakan format "as ... as" dengan kata-kata berikut ini: many, much, little, few.
Rumus:

Subject + verb + as + many/few/much/little + noun + as + noun

Contoh:


(3) Membandingkan clauses.


(4) Perbandingan superlative.

*Tulisan ini sedang dalam tahap perbaikan 

Wednesday, January 25, 2017

Tips TOEFL: Fokus Subjunctive

Bentuk subjunctive verb digunakan dalam noun clauses yang mengekspresikan suggestion, possibility, atau requirement. Intinya kalimat subjunctive ini bersifat menyarankan, kemungkinan-kemungkinan, atau sebuah persyaratan. Klausa nya selalu di perkenalkan oleh that dan kata kerjanya harus dalam bentuk pertama, dan mengabaikan bentuk tenses. Dengan kata lain walaupun bentuk waktunya sudah lampau maka kata kerja nya tetap bentuk awal (base form).

Subject + verb (any tense) + that + subject + verb (subjunctive)
Kata "that" selalu digunakan dalam sebuah klausa subjunctive. Contoh:

  • We suggested that you leave immediately.
  • The contract stipulated that we sell the shop with the furniture.

1. Beberapa kata kerja di bawah ini pada umumnya diikuti oleh subjunctive

  • advise
  • ask
  • command 
  • decree
  • demand
  • insist 
  • move
  • order
  • prefer 
  • propose
  • recommend
  • request
  • require
  • stipulated
  • suggest
  • urge
Sumber Photo: pexels.com

2. Bentuk subjunctive dari kata kerja juga sering digunakan dengan beberapa kata sifat, memiliki makna yang mirip dengan kata kerja diatas.
  • advised
  • important 
  • mandatory
  • necessary
  • obligatory
  • proposed
  • recommended
  • required
  • suggested 
  • urgent
  • imperative
It + be (any tense) + kata sifat dari list pada point no.2 + that + subject + [verb base]
Mari kita lihat kedua contoh di bawah ini agar kita lebih memahami nya.

  • It was advised that we re-write our first draft of our thesis.
  • It is imperative that all students and teachers leave the building immediately.
Untuk memahami lenih dalam lagi tentang subjunctive pada soal TOEFL, ada dua hal yang benar-benar harus dipahami. Sekali lagi mari kita lihat contoh di bawah ini:

(1) Salah : It was necessary that she knew the tittle of the book.
(2) Benar: It was necessary that she know the formula. 

(3) Salah : It will be recommended that he will get the higher position.
(4) Benar: It will be recommended that he get the job.

Jika kita perhatikan contoh no. (2) setelah subject "she" maka kata kerja "know" tidak di tambahkan "s" walaupun subject nya orang ketiga tunggal. Lalu kenapa "knew" pada contoh no.1 salah? jawaban nya seperti yang sudah tertera di rumus diatas, bahwa setelah kata "that" dan di ikuti oleh subject orang ketiga tunggal, maka verb nya harus verb dasar (verb base).


Tuesday, January 24, 2017

Tips Menghadapi TOEFL: Focus Pada Verbs

Test structure pada TOEFL memiliki tingkat kesulitan tersendiri dari soal ke soal, dan juga dari test ke test. Pada artikel sebelumnya yang berfokus kepada Incomplete sentence, kita sudah melihat sedikit bahwa kita harus fokus kepada subject. Nah kali ini masih sambungan dari incomplete sentence, namun fokus kita pada verb.

Sebelum jauh membahas tentang verb, terlebih dahulu mari kita lihat definisi verb menurut Lin Lougheed (1986)

The verb in a sentence or clause shows action, being, or state of being of the subject 

Persis seperti subject, verb juga merupakan sebuah kewajiban yang harus ada pada sebuah kalimat dalam bahasa Inggris. Verb visa berupa sebuah kata maupun sebuah frasa. Verb dalam sebuah kata bisa kita ambil contoh eat (makan), sleep (tidur), go (pergi), dan kata kerja lainnya. Kata kerja dalam bahasa Inggris bisa kita bagi menjadi 2 tipe, yang pertama adalah regular verb dan yang kedua aadalah irregular verb.

Baca artikel terkait: Apa itu Verb: Mengenal dan Belajar Verb
                              : Cara mudah menghafal Irregular Verb

Ada juga yang di sebut dengan auxilliaries verb. Auxilliaries verb adalah kata kerja bantu. Fungsinya membantu pada kalimat tersebut. Auxillaries verb ini terdiri dari

  • modal (will, shall, must, dll), 
  • to be (is, am, are, was, were).
Tidak seperti bahasa Indonesia, kata kerja tidak menunjukkan waktu apapun, sedangkan bahasa Inggris menunjukkan sebuah kurun waktu tertentu. Dalam bahasa Inggris hal ini di kenal dengan tenses. Tenses dalam bahasa Inggris ada beberapa tipe yang harus kita pelajari:
  • simple present
  • simple past
  • present continuous
  • past continuous 
  • future 
  • present perfect
  • past perfect

Diantara tenses diatas ada beberapa bentuk tenses yang sangat dominan keluar pada test TOEFL. Namun perlu diketahui bahwa label-label tenses itu tidak perlu di hafal. Yang terpenting dalam mempelajari tenses adalah kata kerja nya yang berubah-ubah karena waktu, dan satu lagi jika dalam bentuk present yang berubah adalah karena subjeknya orang ketiga tunggal ataupun bukan, di tambah "s" atau "es".

Sumber Photo: pexels.com
Simple Present Tense
Simple tense adalah bentuk tense yang sangat sederhana. Sebagai pemula yang terkadang tidak mau belajar mengangap ini sulit. Jelas sulit karena tidak ingin di perhatikan. So, karena ini simple, maka mari kita lihat dan fokus belajarnya. Mari perhatikan contoh di bawah ini:

  • I eat banana everyday.
  • You eat banana everyday.
  • They eat banana everyday.
  • We eat banana everyday.
  • He swims everyday. 
  • She swims everyday.
  • The cat swims everyday.
  • Yahwa swims everyday.
  • Yahwa and Makwa swim everyday. 
Note: penambahan "s" pada kata kerja jika subjeknya adalah orang ketiga tunggal (He, She, It).

Kegunaan dari simple tense:

1. Simple present tense digunakan untuk menunjukkan kegiatan/suatu kejadian yang rutin di lakukan/terjadi.
  • They play footbal every afternoon.
  • We usually drink coffee every morning.
2. Simple present tense digunakan dengan "stative" verb untuk menunjukkan waktu saat ini, sesuatu yang terjadi sekarang.
  • I love you.
  • The idea sounds good. 
Beberapa stative verb lainnya:
  • To be 
  • be
  • believe 
  • hate
  • have
  • hear
  • know
  • own
  • see
  • seem
  • smell
  • sound
  • taste
  • understand
  • want
  • weigh
Present Continuous Tense
Present continuous tense adalah kalimat yang kejadian/aksi nya sedang berlangsung. formulanya:
Subject + to be (am, is, are) + [verb + ing]
Contoh kalimat:
  • I am reading a book.
  • She is sleeping now.



Monday, January 23, 2017

Tips Menghadapi Test Structure TOEFL: Incomplete Sentence

Pada tulisan sebelumnya kita sudah membahas beberap tips belajar TOEFL. Kali ini kita akan fokus kepada strategi atau tips menghadapi test structure TOEFL yang mana topic pembahasan nya adalah incomplete sentence.

Apa itu incomplete sentence?
Pada test structure TOEFL, ada beberapa soal yang terdiri dari satu atau dua kalimat dan sengaja ada yang di kosongkan. Yang di kosongkan itu biasanya verb, atau subjek, atau adverb. Pada bagian ini biasanya terdiri dari 15 soal. Pilihan gandanya bisa berupa satu kata atau bisa jadi sebuah frasa.

Fokus.
Fokus kita saat menjawab soal seperti ini adalah kosakata atau frasa dari bahasa akademik, isi nya yang berbau akademik. Disamping itu kita juga harus memperkaya bacaan kita dengna tema nama orang-orang terkenal di Amerika seperti George Washington atau Amelia Earhart. Kemudian kita juga harus fokus kepada beberapa tempat terkenal di Amerika yang tentunya menjadi landmark nya Amerika seperti Grand Canyon atau Broadway. Kedua tema itu bisa kita baca di berbagai sumber, baik itu buku, majalah, maupun Internet. Dengan banyak membaca topik-topik Amerika, akan menambah kosakata akademik dan juga pengetahuan akademik dari berbagai bidang ilmu. Ini fokus kita pertama untuk mempermudah kita menghadapi test structure TOEFL.

Contoh soal incomplete sentence

The new instructor came ___ if books had been delivered.
(A) seeing
(B) having seen
(C) to see
(D) and saw

Sumber Photo: pexels.com
Untuk latihan, silakan menjawab soal-soal incomplete sentence dengan cara TIDAK MELIHAT pilihan jawaban A,B,C,D. Dengan begitu melatih kita untuk memberikan jawab yang pasti dan benar. Sulit? iya sulit namun akan membuat kita cepat menjawab di soal structure ini nantinya. Kerjakan soal-soal incomplete sentence sehari 5 atau 6 soal. Jadi tidak akan menjadi beban karena kita melakukannya setiap hari. Jika sudah tidak bisa maka bisa melihat pilihan jawaban yang tertera. Check untuk jawaban pastinya di kunci jawaban, namun itu pun jika sudah mengerjakan beberapa soal. Hal ini supaya kita lebih fokus. Practice, practice dan practice.

Skill yang harus di kembangkan untuk menghadapi test structure TOEFL.
  • Pertama kita harus menguasai benar bagian-bagian part of speech. Abaikan apa itu istilah part of speech jika belum pernah mendengarnya. Intinya kita harus belajar mendeteksi subject, verb, adjective, noun, adverb, article, preposition, dan interjection. 
  • Belajar tentang apa itu subject agreement.
  • Belajar tentang tenses
  • Belajar tentang tata letak suatu kata pada suatu kalimat dengan benar.
  • Belajar untuk bisa memilah 2 pilihan jawaban yang pasti salah. Dengan begitu kita memiliki 2 pilihan jawab yang mendekati benar.
Startegi-strategi yang harus di perhatikan saat ikut tes TOEFL. Strategi ini berlaku bukan hanya untuk bagian structure tapi juga test TOEFL pada umumnya. 
  • Jangan pernah membaca arahan (general direction). Gunakan waktu ini untuk langsung saja mengerjakan soalnya. Untuk Listening, bisa langsung membaca pilihan jawaban-jawab yang tersedia.
  • Untuk incomplete sentence, baca langsung kalimat nya dan coba langsung mengisi kata yang dikosongkan. Nah saat kita membaca pilihan gandanya, maka kita akan memiliki jawaban yang benar dan sesuai dengan yang kita pikirkan. Hal ini bisa menghemat waktu yang mana waktu adalah hal terpenting dalam tes TOEFL.
  • Hati-hari dengan kesalahan-kesalahan umum.
  • Jawab semua pertanyaannya. Jika tidak yakin, maka TEBAK ! 
Fokus pada subject.
Pada dasarnya subject dalam bahasa Inggris dapat di klasifikasikan menjadi tiga tipe yaitu dalam bentuk satu kata (word), sebuah frasa (a phrase), atau sebuah klausa (a clause). Biasanya sebuah subjek akan diikuti oleh kata kerja (verb) dan subjek menjadi jawaban atas pertanyaan siapa (who?) atau apa (what?).

Subject dalam bahasa Inggris bisa berbentu sebuah noun, noun phrase, gerund, noun clause atau kata-kata seperti there atau it.

Baca artikel terkait: It + be + Adjective + Infinitive

Berikut contoh-contohnya:

Subject
Sentence
Noun
Cats are cute.
Noun Phrase
The Persian cats are cute.
Gerund
Loving the cats is good.
Noun Clause
Why she liked the cat is a mystery to me.
It
It is a mystery to me
There
There are many cats

Itu dia beberapa hal yang harus kita tingkatkan agar bisa menghadapi test structure TOEFL bagian incomplete sentence. Semoga bermanfaat. Kita akan membahas tentang structure lagi di tulisan berikut nya. 

Friday, January 13, 2017

Mengenal dan Belajar Subject Agreement

Kali ini kita akan membahas tentang subjek agreement. Berikut ada 10 hal yang harus di perhatikan dalam memperlajari subjek agreement. Artikel kali ini sangat penting menurut saya dikarenakan kebanyakan soal TOEFL/TOEIC yang menjebak, dan jebakan-jebakannya pada bentuk subjek nya.


1. Ada beberapa kosakata yang digunakan sebagai "subjek" pada kalimat walaupun sebagian kosakata memiliki arti plural saat kita mengartikannya, maka subjek tersebut selalu singular. Berikut beberapa contoh kosakata nya:
  • everyone
  • everybody
  • each
  • someone
  • somebody
  • something
  • either
  • anyone
  • anybody
  • anything
  • neither
  • no one
  • nobody
  • nothing
Contoh dalam kalimat:
  • Everyone is beautiful.
  • Everybody needs to eat everyday.
  • Nobody knows how to call Mr. Yahwa.
  • Each teachers wants to have high salary.
  • Neither of these bananas is delicious.
Sumber Photo: pexels.com

2. Ketika kata "each" atau "every" diikuti oleh subjek singular (tunggal) maka kata kerja singular harus di gunakan. Contohnya:
  • Every teacher and student is invited to join this year conference.
  • Each manager and worker has the same amount of salary.

3. Kata awalan "it" selalu berbentuk singular dan selalu diikuti oleh kata kerja singular. Contohnya:
  • It was the cats that frightened me last night.
  • It is their score determine their next move.

4. Ada beberapa kata/frasa yang hadir di antara subjek dan verb yang sangkiranya akan membuat subjek tersebut akan berubah menjadi jamak, namun hal tersebut tidak akan mempengaruhi jumlah subjeknya. Contoh: ... together with ..., ... in addition to ..., ... along with ..., ... as well as ...
Agar tampak lebih jelas lagi, mari kita perhatikan beberapa contoh di bawah ini:
  • The teacher along with her students is studying.
  • The Headmaster as well as his deans is coming to the graduation ceremony.
  • The Ustad together with his students is reciting Al-Quran. 
Satu contoh unik yang sering membuat kita bingung adalah:
  • One of planets is Mars.
  • One of months is January.
Sepintas kita melihat bahwa pada kalimat-kalimat diatas memiliki 2 subjek yang berbeda sehingga kita yakin bahwa to be/verb nya harus bentuk plural. Namun untuk topik kali ini, to be/verbnya harus berbentuk singular. 

5. Beberapa benda berikut ini selalu dalam bentuk plural dan selalu diikuti oleh verb plural pula. Berikut contohnya:
  • Clothes: pants, sunglasses, sandals, trousers, jeans
  • Abstract: thanks, means, riches.
  • Tools: pliers, scissors
Akan tetapi kata-kata diatas akan diikuti oleh verb singular jika kata-kata diatas di gandengkan dengan frasa seperti a pair of ..., atau  a word of ...
Contohnya:
  • My pants are still in the washing machine. AKAN TETAPI: That pair of pants is still in the washing machine.
  • Your thanks are enough for her. AKAN TETAPI: A word of thanks is enough.

6. Ketika kata neither ... nor, either ... or, not only ... but, maka verb nya harus di sesuaikan dengan subjek terdekatnya.

Contoh: 
  • Neither teachers nor a student is allowed to do plagiarism.
  • Either teacher or students have to read books.
  • Either teachers or a student has to read books
  • Not only girls but also boy is asked by the headmaster.
  • Not only girls but also boys are asked by the headmaster.

7. Frasa seperti a number of memiliki bentuk plural, sedangkan frasa the number of berbentuk singular.
Contoh:
  • A number of new novels are sold.
  • The number of great novel is very rare. 

8. Beberapa frasa yang menunjukkan satu ukuran seperti waktu (time), uang (money), berat (weight), volume (volume) yang berbentu plural, akan tetapi harus diikuti oleh verb singular. Contoh:
  • Three weeks is very short time for Ramadhan holiday. 
  • Thirty minutes is the minimum time to cook this chicken.
  • Fifty Taiwan Dollar is the fee to enter Taipe Zoo.
  • Nine kilos is heavy to lift up.
  • Fifty gallons of water costs a lot of money. 
9. Beberapa kosakata bahasa Inggris selalu berbentuk plural akan tetapi maknanya selalu singular. Contoh:
  • Mata Kuliah/Pelajaran : Mathematics, physics, economics, statistics, civics. 
  • Nama Penyakit : Measles, mumps, herpes, rabies.
  • Benda Abstrak : News, ethics, politics.
Contoh dalam kalimat:
  • Mathematics is very difficult subject to learn. 
  • Physic seeks to understand the physical world.
  • The news about Mr. Yahwa is fantastic.

10. Judul buku dan Judul film walaupun berbentu plural, maka verb nya harus tetap singular. Contoh:
  • The New Serambi Times is a fantastic newspaper.
  • Star Wars was an excellent movie. 
Sekian artikel kita kali ini tentang subjek agreement. Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.




Sunday, December 4, 2016

Apa itu TOEFL?: Mengenal dan Belajar TOEFL.

Bagi kalian yang belum pernah mendengar apa itu TOEFL (baca: /tufel/), pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang TOEFL. TOEFL adalah singkatan dari Test of English as Foreign Language yang artinya tes bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Tes TOEFL merupakan sebuah media untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang yang ingin melanjutkan kuliahnya di negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Contoh dari negara-negara tersebut seperti Amerika, Inggris, Irlandia, Australia, New Zealand dan beberapa negara lainnya.

Test TOEFL dimulai pada tahun 1960-an dimana tujuan utama dari diadakan nya tes ini untuk memastikan kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa dari luar Amerika yang ingin melanjutkan kuliah mereka ke universitas-universitas di U.S. Calon-calon mahasiswa tersebut dari berbagai belahan dunia yang bahasa Ibu nya bukan bahasa Inggris, salah satu contoh nya adalah Indonesia.

Format tes TOEFL - Ada beberapa format tes TOEFL:

(1) Listening
     Listening adalah tes mendengar. Kita akan mendengarkan percakapan antara satu orang atau antar dua orang dan kemudian akan di ikuti dengan soal.

(2) Reading
     Reading adalah tes membaca. Pada bagian ini kita akan membaca beberapa jenis teks yang bersifat akademik dan menjawab 3 atau 4 soal per teks nya dan bentuk soal pilihan ganda. Disamping itu kita juga adakn di suguhi dengan soal structure, yaitu soal yang berkenaan dengan grammar.

(3) Speaking
     Speaking adalah tes berbicara. Pada bagian ini kita akan di tanya tentang topik-topik yang familiar dan kita harus menjawab secara spontan dan ide nya pun tersusun rapi. Sebagian tes speaking lainnya adalah kita akan mendengarkan perkuliahan dan di minta untuk merespon tentang perkuliahan tersebut.

(4) Writing
     Writing adalah tes menulis. Pada tes ini kita akan di tuntut untuk menulis yang berkenaan dengan akademik.

Format tes TOEFL diatas hanyalah gambaran sementara tentang tes TOEFL. Kita akan membahas lebih detail tentang apa itu tes TOEFL. Sampai saat ini test TOEFL memiliki 3 jenis yaitu:

  • PBT (paper based test) TOEFL
  • CBT (computer based test) TOEFL
  • iBT (internet based test) TOEFL

Apa itu test TOEFL PBT?
Dari namanya saja kita sudah mengetahui bahwa test TOEFL PBT ini menggunakan paper (kertas). Maksudnya adalah test TOEFL PBT akan menggunakan lembar-lembar soal  dan juga lembar jawaban yang harus kita is dengan menggunakan pinsil 2B. Di Aceh saat ini test TOEFL paper based ini sangat popular. Hal ini dikarenakan murah (gak murah-murah kali juga ^_^) dan juga test nya pun terdiri hanya dari Listening, Structure, dan Reading. Sehingga masih sanggup untuk kita pelajari secara mendalam walaupun harus berjuang keras. Score pada test ini bermula dari terendah 217 hingga 677. Untuk durasi test nya berkisar 2 jam an. Saat ini sudah banyak sekali institusi formal maupun tidak formal yang mengadakan test TOEFL-prediction. Nah apa lagi itu? ini merupakan tes prediksi nilai TOEFL namun tidak bisa di ajukan untuk melamar beasiswa. Trus kalau untuk melamar beasiswa kita pakai TOEFL apa? untuk melamar beasiswa test TOEFL yang harus kita ikuti adalah TOEFL ITP. Untuk mengikuti test TOEFL ITP, kita diharuskan mendaftar di institusi yang resmi dan juga harus membayar uang tes nya yaitu jika tidak salah sekitar 400 ribuan.  Untuk saat ini di Aceh, kita bisa mengikuti test TOEFL ITP ini di Unsyiah dan juga di UIN Ar-Raniry. 

Apa itu test TOEFL CBT?
Test TOEFL CBT ini menggunakan komputer. Menggunakan sebuah software khusus yang telah memiliki soal-soal test TOEFL kemudian untuk menjawabnya pun langsung di komputer tersebut. Test yang di lakukan adalah test Listening, Structure, Reading, dan Writing. Durasi test TOEFL CBT ini sekitaran 2 jam an dan score nya di mulai dari angka terendah 0 (nol) hingga 300. Sebenarnya sampai saat ini TOEFL CBT ini masih tidak begitu popular di Indonesia. Belum diketahui pasti apa penyebabnya. Namun begitulah keadaanya ^_^.

Apa itu test TOEFL iBT?
Sesuai dengan namanya test TOEFL jenis ini  menggunakan internet dan komputer tentunya. Peserta test akan membaca soal dan menjawab soal secara online. Sehingga di tuntut memiliki kecepatan internet yang luarbiasa. Jika tidak salah untuk mengikuti test TOEFL iBT ini harus merogoh gocek sekitaran jutaan. Test yang dilakukan adalah Listening, Speaking, Writing, dan Reading. Durasi test TOEFL jenis ini adalah 4 jam an dan scorenya dimulai dari 0 hingga 120.


Friday, December 2, 2016

Tips umum saat mengikuti tes TOEFL

Hampir mirip dengan tulisan sebelumnya, kali ini kita masih membahas tips-tips umum sebelum dan saat mengikuti tes TOEFL. Lin Lougheed di dalam bukunya TOEFL Prep Book memberikan tiga dimensi waktu yaitu (1) sebelum mengikuti tes, (2) hari H, dan (3) selama tes berlangsung.

(1) Sebelum mengikuti tes
      Ada beberapa hal yang harus di perhatikan dan di persiapkan sebelum mengikuti tes TOEFL. Beberapa mahasiswa suka mengabaikan nasehat ini, justru dengan mempersiapkan diri sedini mungkin akan membawa kita ke sebuah kesuksesan dalam menghadapi si 'monster' TOEFL itu. Apa-apa saja yang harus di perhatikan? Yang pertama lakukan latihan-latihan dengan menjawab soal-soal TOEFL. Selalu tentukan hari dan waktu belajar yang konsisten. Yang kedua adalah baca sebanyak-banyak nya bacaan di dalam bahasa Inggris, contohnya membaca koran bahasa Inggris atau berita-berita atau bacaan-bacaan yang ada di Internet. Novel juga boleh asalkan dengan bahasa Inggris. Yang ketiga adalah mendengar bahasa Inggris sebanyak-banyak nya, seperti contoh mendengar lagu-lagu dengan bahasa Inggris, berita-berita, atau film-film yang menggunakan bahasa Inggris.Dan yang terakhir adalah rileks sehari sebelum mengikuti tes TOEFL. Apa yang biasa saya lakukan adalah main game pada hari itu atau refreshing ke pantai dan itu sangat penting karena bisa membuat mood kita 100% positive.

(2) Pada hari H (tes TOEFL)
     Pertama-tama dan yang paling utama itu adalah datang on-time. Harus datang on-time ya, secara kita orang Indonesia suka sekali ngaret. Pasalnya jika kita terlambat saat tes TOEFL, maka kita akan kehilangan beberapa soal pada bagian Listening nya. Rugi kan? so be on-time. Yang kedua bawalah semua hal-hal yang di perlukan seperti KTP/Passport, dua pincil 2B beserta penghapus, dan jika perlu jam tangan. Yang ketika, jika memungkinkan duduk lah dekat dengan sound speaker. Yang terakhir adalah patikan diri mu nyaman dan bisa mendengar dengan baik, oh ya jangan lupa berdo'a sebelum di mulai.

(3) Selama tes berlangsung

to be continued ...


Photo credit: Dmytro Zinkevych

Thursday, November 24, 2016

Tips Menghadapi Tes TOEFL [Planning]

Jika teman-teman sedang membaca postingan ini, berarti sudah bisa di pastikan bahwa kalian sedang mencari trik dan tips jitu dalam menghadapi tes TOEFL. Berikut ini kita akan membahas beberapa hal yang harus di persiapkan dalam mengikuti tes TOEFL.

Menurut Pamela J. Sharpe di dalam buku nya Practice Exercises for the Test of English as a Foreign Language (TOEFL) dia menyarankan untuk melakukan latihan-latihan dengan mengerjakan soal-soal TOEFL selama 10 minggu.

(1) Sepuluh minggu persiapan menghadapi TOEFL


Memang bukan waktu yang pendek, namun dengan waktu yang lebih dari 2 bulan itu memberikan kita peluang untuk belajar banyak tentang strategi-strategi dalam menjawab soal TOEFL nanti nya. Pamela menyarankan kita untuk berlatih mengerjakan soal dengan formasi seperti ini:
   
      Hari ke-1 dan ke-4 : mengerjakan soal-soal berkenaan dengan Listening TOEFL.
      Hari ke-2 dan ke-5 : mengerjakan soal-soal berkenaan dengan Structure TOEFL(Grammar).
      Hari ke-3 dan ke-6 : mengerjakan soal-soal berkenaan dengan Reading TOEFL.
      Hari ke-7              : review semua soal yang sudah di kerjakan dalam seminggu itu.

      Dari formasi perencanaan hari diatas, maka dapat di pastikan kita akan belajar banyak trik dan tips dalam menghadapi TOEFL. Lakukanlah latihan-latihan seperti jadwal di atas selama 10 minggu. Untuk durasi belajarnya, silakan di sesuai kan. Ada baiknya kerjakan 10 sampai 20 soal perhari nya, sehingga kita terbiasa dengan soal-soal TOEFL. Perlu digaris bawahi bahwa ini kita harus menghormati proses.  Kita harus sabar dalam mempersiapkan diri kita agar siap menghadapi TOEFL.

Sumber Photo: pexels.com

(2) Waktu belajar sesuai dengan keinginan


      Tidak bisa di pungkiri bahwa ada mahasiswa yang suka SKS (Sistem kebut semalam) untuk mempersiapkan diri menghadapi TOEFL. Atau mungkin bagi kita-kita yang sedikit sibuk karena harus belajar mata kuliah yang lain, atau sibuk dengan kerja, maka tidak ada salah nya juga mempersiapkan diri kita. Gunakan sistem belajar pada no. (1) diatas, namun singkatkan hari nya dan tambah soal yang harus di kerjakan saat latihan. Atau kalian bisa juga berfokus kepada salah satu skill yang kalian rasa sangat lemah. Misalnya kita agak sedikit lemah pada Listening, maka kita harus fokus kepada Listening. Berlatihlah lebih extra pada skill yang kalian anggap lemah.

(3) Saran untuk persiapan tes TOEFL


      Pamela menyarankan 3 hal dalam mempersiapkan diri menghadapi "si monster" yang bernama TOEFL. Pertama, Tingkatkan kemampuan Listening, Structure, Writing ability, dan Reading. Score kalian akan meningkat, karena kalau kalian mengasah kemampuan Listening dan Reading, maka kalian akan mampu mengapplikasikan skill kalian saat menjawab soal (terlepas dari is soal nya). Dan lebih lagi jika kita belajar Structure kita belajar system yang lebih kecil yang mana hampir semua ilmu yang kalian pelajari akan keluar pada tes TOEFL.

      Yang kedua, habiskan lah sekitaran satu jam sehari dan setiap hari untuk belajar TOEFL. Hal itu lebih efektif ketimbang kita belajar seminggu sekali dan menghabiskan waktu 7 jam dalam sehari saja. Pamela menyebutkan bahwa menurut penelitian bahwa belajar sedikit setiap hari lebih baik hasil yang di dapatkan.

      Yang terakhir, Jangan menghafal soal yang telah kalian kerjakan. Soal yang telah kalian kerjakan pada saat latihan/belajar tidak akan muncul di tes TOEFL. Namun setiap ilmu yang kalian pelajari saat belajar TOEFL akan berguna dan membantu kalian dalam menjawab soal-soal TOEFL dengan benar. Pada intinya kenapa kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi TOEFL adalah untuk membekali diri kita dengan skill. Ibaratnya sebuah pisau, jika diasah setiap hari, maka dia akan tajam dan bisa membelah/memotong benda-benda dengan lebih baik. Kebayang kan jika sebuah pisau tidak pernah di asah? bahkan untuk membelah apel sekali pun tidak mampu.


(4) Saran untuk sukses.


      Pola pikir kalian akan mempengaruhi kesuksesan kalian pada tes TOEFL. Kebanyakan mahasiswa sudah pesimis bahwa dia tidak bisa. Justru sikap kalian yang meremehkan diri sendiri lah yang membuat kalian tidak kberhasil. Bangun lah sikap positif selalu dalam mempersiapkan diri menghadapi TOEFL. Pamela memberikan beberapa kalimat yang ada baik nya kita hafalkan:

     "I know more today than I did yesterday
       I am preparing
       I will succeed"

      Memang benar, rasa panik dan takut datang melanda kita saat mengikuti tes TOEFL. Gunakanlah rasa itu untuk berjuang lebih baik. Dan hindari lah orang-orang yang selalu berpikiran negatif. Selalu bangun kan positif mu. Hafalkan mantra diatas, semoga bermanfaat. Oh ya satu lagi, bismillah.

Sekian artikel kita kali ini mengenai tips menghadapi tes TOEFL. Semoga memberi manfaat dan teman-teman sekalian mendapatkan score TOEFL yang di targetkan. Amin.


Monday, November 21, 2016

Tips Listening TOEFL (3) Focus: Where

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas lagi tips untuk listening TOEFL. Tips kali ini berfokus kepada WHERE (dimana). Sebelum mendengarkan audio saat tes, ada baiknya (dan memang sebaiknya) kita membaca terlebih dahulu opsi-opsi pilihan pada soal listening. Jika opsi pilihan nya seperti di bawah ini

Tips Listening TOEFL (2) Focus: Second Speaker

Tips untuk menghadapi listening section di TOEFL test adalah dengan mendengarkan secara baik-baik dan FOCUS pada second speaker. Dalam kata lain, taktik ini menfokuskan kita untuk memahami betul apa yang di ucapkan oleh pembicara kedua.

Sebelumnya seperti yang di ketahui bersama bahwa listening pada test TOEFL terdiri dari beberapa bagian. Nah, taktik ini cocok untuk Listening Part One pada test TOEFL. Setiap soal akan memberikan kita sekitar 10 detik untuk

Tips Listening TOEFL (1) Focus: Teen dan Ti

Tips menghadapi listening pada saat mengikuti TOEFL (1) - Perhatikan bunyi "teen" dan "ty". Sering sekali kita terjebak pada bunyi akhiran "teen" dan "ty" pada angka-angka dalam bahasa Inggris. Angka belasan selalu di akhiri dengan bunyi "teen" /tiiin/, sementara itu angka puluhan di akhiri dengan bunyi "ty" /ti/. Contoh:

(1) Angka 14 : /fourteen/
(2) Angka 40 : /forty/

Dan begitu juga dengan angka belasan dan puluhan lainnya.

Wednesday, September 14, 2016

Penggunaan Kata Suggestion Pada Test TOEIC dan TOEFL

A. Penggunaan Suggest dalam Bahasa Inggris


Sering sekali kita di jebak dengan penggunaan kata suggest saat tes TOEFL atau TOEIC. Betapa tidak, ternyata penggunaan kata suggest ini memiliki rumus yang sedikit rumit di dalam dunia persilatan bahasa Inggris. Kata kerja suggest bisa digunakan dengan noun phrase, that-clause, the –ing bentuk dari verb (kata kerja), atau wh-question (where, what, when). Berikut kita akan paparkan 4 penggunaan kata suggest.


Sumber Photo: pexels.com

(1) Kata kerja suggest diikuti dengan noun phrase.


Kita bisa menggunakan sebuah noun phrase sebagai objek dari kata kerja suggest. Contoh:
            We can suggest a good restaurant in this city.
            Can you suggest a good computer now days?

Jika ada penyebutan orang, maka harus di ikuti dengan to-.
            They suggested a computer I could buy at the end of the month.
            Atau
            They suggested a computer to me which I could buy at the end of the month.

Ini adalah contoh yang salah:
            They suggested me a computer …

(2) Kata kerja suggest diikuti dengan that-clause.


Kita bisa menggunakan that-clause ketika ingin menyarankan sebuah tindakan atau aksi. Contoh:
            We suggest (that) you stay here today. This heavy raining will not stop until tomorrow.
Saat kita memberikan saran dan itu sudah lampau (past-tense) maka kita bisa menggunakan kata should. Contoh:

            Their teacher suggested that they should read professor Radhi’s book and reduce their playing time.

(3) Kata kerja suggest diikuti dengan bentuk +ing.


 Kita menggunakan suggest dengan –ing jika ingin fokus kepada aksi nya dan tidak perlu menyebutkan orang (pelaku) yang melakukan aksi tersebut di karenakan sudah di ketahui secara konteks nya. Contoh:

            Andi suggested studying together, since the subject is difficult to learn.

(4) Penggunaan suggest + wh-question.


Kita bisa menggunakan suggest di ikuti dengan pertanyaan seperti what, where, when, how, who.  Contoh:

            Can anyone suggest where I should buy a linguistics book?

Kesalahan pada penggunaan suggest. Yang harus diingat adalah (1) kata kerja suggest tidak diikuti oleh object pronoun dan to-infinitive, (2) kata kerja suggest tidak di ikuti oleh to-infinitive. Contoh:

            (1) She suggested me to take
                 She suggested that I should take …
            (2) Yahwa suggested to eat …
                 Yahwa suggested eating ….